kfc.jpg


Top Brand for Kids & Teens 2015 merupakan barometer untuk melihat kinerja merek-merek yang berupaya menaklukan pasar anak-anak dan remaja Indonesia.

Survei Top Brand yang mencakup lima kota besar di Indonesia – Jakarta, Bandung Semarang, Surabaya, dan Medan – bisa menjadi data panjang yang menarik.

Dari sini, kita bisa melihat pergerakan kinerja setiap merek, kita pun bisa melihat tingkat persaingan di kategori tertentu dan bisa melihat merek apa saja yang punya kinerja kinclong.

Editor in Chief majalah marketing, Rahmat Susanta dalam sambutannya berharap penghargaan ini bisa menjadi pendorong dan motivasi bagi merek untuk terus memberi pelayanan terbaik bagi pasar anak dan remaja.

Abdul Wahab, customer & Relation Officer, PT KFC Indonesia mengatakan acara seperti ini sangat baik untuk indikator para pelaku bisnis dan marketing.

KFC sendiri merupakan merek paling populer di kalangan remaja Indonesia kategori restoran fastfood. KFC berhasil meraih Top Brand Index (TBI) sebesar 51,2%, jauh meninggalkan kompetitornya seperti MC Donald’s yang meraih TBI sebesar 18,9%, dan A&W 5,9%.

Selain KFC, berikut daftar lengkap pemenang Top Brand for Kids & Teens 2015 sesi pertama:

Pemenang Top Brand for Kids 2015 sesi Pertama:

Merek                

Kategori

Top Brand Index

Huki                      

Cotton bud

31,9%

Bobo

Majalah untuk Anak

87,8%

Toys City

Toko Mainan

27,0%

KFC

Restoran Fasfood

56,7%

So Nice

Sosis

51, 7%

Campina

Es Krim

14, 0%

Inaco

Jelly Cup

40, 6%

Nevada

Kaos Pakaian Anak

11,0%

Eskulin

Cologne Anak

33,6%

Baby Scots

Tas Perlengkapan Bayi

37,0%

Baby Scots

Gendongan Bayi

34,2%

Baby Scots

Matras/Kasur Bayi

27,5%

 

Pememang Top Brand for Teens 2015:

Merek

Kategori

Top Brand Index

Eskulin  Cologne Gel

Body Cologne (Wanita)

18,0%

Acnes

Obat Jerawat

23,1%

Ovale

Masker Wajah

21,5%

Red-A

Lipstik

12,9%

Nevada

Kaos

21,3%

Hop-Hop

Bubble Drink

39,0%

Game Station

Majalah Game

37,2%

Gadis

Majalah Remaja

35,9%

Carvil

Sepatu Sandal

18,4%

Primagama

Bimbingan belajar

16,2%