euro vs usd


Euro kembali anjlok terhadap dollar pada sesi perdagangan hari Senin, seiring bursa saham global yang stabil mendorong investor untuk mencari mata uang lain yang memberikan yield lebih tinggi. Menurut analis, membaiknya selera resiko investor cukup untuk memicu pelemahan euro terhadap dollar AS. Namun pelemahan euro diperkirakan hanya akan berlangsung sementara seiring ketidakpastian mengenai China dan penurunan harga komoditas masih menjadi fokus utama investor.

Bursa Wall Street dan Eropa menguat pasca awal tahun yang buruk, mengurangi daya turuk bagi euro. Euro telah digunakan untuk carry trade selama berbulan-bulan, dengan investor menjual euro karena tingkat suku bunga yang dekat nol dan membeli mata uang ber-yield tinggi lainnya seperti dollar dan sterling. Menurut analis, manfaat dari memburuknya selera resiko investor, serta data inflasi Eropa yang positif seharusnya akan mengimbangi dampak negatif yang mungkin muncul dari usaha ECB saat ini untuk menstimulasi perekonomian zona euro. (bbi/age)