agus-wahyudi-dan-wawan-soto


Seorang pengusaha yang sukses tidak cukup hanya mengandalkan usaha keras dan langsung berharap untung gede. Perlu kiat sukses dan trik-trik khusus agar produk yang dihasilkan tidak gampang dilupakan oleh pembeli atau masyarakat.

“Ada beberapa trik atau kiat yang harus diterapkan oleh ibu-ibu pejuang keluarga yang tergabung dalam Pahlawan Ekonomi (PE). Dan bila diterapkan, maka diharapkan bisa sukses seperti saya,” kata Wawan Sugianto , owner Soto Wawan dan Bebek Harissa, saat memberikan motivasi kepada para pelaku UKM Pahlawan Ekonomi cluster Culinary Business di Kaza City.

Kiat pertama adalah soal harga. Menurut Wawan, seorang pedagang harus benar-benar menetapkan harga dan tidak boleh harga berubah kepada pembeli satu ke pembeli lainnya. Dengan tetapnya sebuah harga ini, diharapkan para pembeli akan datang kembali karena mengetahui bahwa produk yang dibeli ternyata sesuai dengan uang yang dikeluarkan.

“Harga harus tetap agar pembeli percaya dengan kualitas. Tidak boleh membeda-bedakan pembeli yang datang,” tegasnya.

Yang kedua adalah memanfaatkan jaringan. Mulai dari tetangga dekat, tetangga jauh hingga teman-teman sendiri harus didekatin. Mereka bisa dijadikan sebagai percobaan untuk mengetahui apakah produk yang dihasilkan sesuai dengan yang diharapkan oleh pasar.

“Kasih produk makanan yang dibuat kepada tetangga untuk mencobanya. Itu juga sekaligus bilang kepada tetangga bahwa mereka bisa pesan bila senang. Nantinya akan diketahui apakah bisa diterima atau tidak produk di pasar. Kekuatan jaringan itu sangatlah besar,” ujar pengusaha yang telah memiliki ratusan gerai ini.

Wawan juga mengaku siap untuk membantu pelaku UKM Pahlawan Ekonomi dengan jalan menitipkan produk mereka di gerainya. Tidak ada tarikan biaya apapun bila pelaku UKM Pahlawan Ekonomi menitipkan produknya ke semua gerai Soto Wawan di Surabaya.

“Perbanyaklah sedekah agar rezeki lancar. Selain sediakan tempat, saya juga mau bila ibu-ibu datang ingin berkonsultasi secara gratis,” kata Wawan yang mempunyai tiga anak ini yang hanya mengenyam sekolah sampai kelas 4 SD ini. (bbi/wh sumber: enciety.co)