sirup


Jika ingin menjadi seorang pelaku usaha kecil menengah (UKM) yang sukses, kita harus terus meningkatkan kemampuan dan keahlian. Hal itulah yang coba dilakukan oleh para pelaku usaha kecil menengah (UKM) Kota Surabaya yang tergabung dalam Pahlawan Ekonomi. Dengan semangat pantang menyerah dan terus berinovasi cluster Home Industry mengembangkan keahlian dengan meracik sirup tanpa bahan pengawet.

Chef Muawaluyo Tsamara yang memandu pelatihan itu, menjelaskan untuk menghasilkan resep tersebut membutuhkan beberapa bahan dasar. Di antaranya gula, air, citrun dan perasa sirup.

sirup-1

Untuk membuat menu tersebut, Muawal mengurai, terlebih dahulu kita harus merebus semua bahan menjadi satu hingga kental. Ketika adonan telah kenyal, kita harus menyaring adonan tersebut hingga kita menghasilkan tekstur sirup yang nikmat. Setelah itu, masukkan bahan perisa yang telah kita siapkan.

“Setelah dingin, kemas sirup yang kita hasilkan tadi di dalam botol yang telah kita sediakan,” imbuhnya.

Kata dia, yang harus diperhatikan untuk membuat resep ini adalah ketika proses mencampur semua bahan dasar dan merebusnya.

“Kita harus menggunakan api kecil dalam proses tersebut. Dalam proses ini butuh ketelatenan dan ketelitian untuk menghasilkan syrup yang pas,” tutur Muawal.

Menurut dia, dengan modal Rp 10 ribu kita dapat menghasilkan sirup tanpa bahan pengawet yang nikmat.

“Jika kita menjual sirup tersebut dengan takaran botol, kurang lebih kita dapat menghasilkan keuntungan sebesar 30 persen. Namun, jika kita menjual hasil syrup tersebut dengan bentuk olahan yang lain, contohnya es syrup atau es campur. Kita bakal menghasilkan untung yang berlipat-lipat,” kupas dia. (bbi/wh sumber enciety.co)