Miss_elliot


Bisnis guest house di Indonesia tengah berkembang seiring tingginya minat para traveler untuk berkelana ke berbagai daerah. Tak hanya di daerah, guest house pun kini mucul di ibukota sebagai solusi untuk melepas kepenatan diri pasca melaksanakan rutinitas harian. Elliotti Residence adalah salah satu guest house yang ada di Jakarta. Hunian berkonsep premium dengan harga terjangkau ini terus sustain ditengah gemuruh penginapan berkonsep sejenis di ibukota.

Kunci sustainnya Elliotti di bisnis penginapan tak lain adalah aktualisasi diri. Menurut Dolly Adolina Prameswary, Owner Elliotti Residence, pihaknya terus melakukan pelbagai aktivitas yang bersifat kekinian agar tidak ketinggalan dengan competitor. “Misalnya saat digital marketing sedang popular, kita juga menggunakan medium tersebut sebagai saran promosi. Inovasi-inovasi semacam itu nantinya akan membuktikan eksistensi kita sendiri,” ungkapnya.

Tak hanya aktualisasi diri, wanita yang pernah menuntut ilmu di Universitas Indonesia ini juga terus memperbaiki Sumber Daya Manusia dengan memberikan serangkaian pelatihan kepada karyawannya demi menciptakan kualitas terbaik khususnya dari segi pelayanan terhadap konsumen. Jika sebuah penginapan memiliki pelayanan yang baik tentunya menjadi value edit terseendiri bagi para pelanggannya. Hal tersebut pun juga mampu memberikan top of mind dikemudian hari.

Bicara soal pertumbuhan bisnis di tahun lalu, Elliotti Residence masih bisa terus stabil. Dolly mengungkapkan, pihanya masih bisa mendapatkan laba yang terus bertumbuh meskipun tak signifikan jumlahnya. “Apa yang kita dapatkan di tahun lalu cukup lumayan. Mengapa? Di tengah kondisi perekonomian yang sedang tak menentu serta faktor kompetisi yang cukup ketat, kita masih bisa terus eksis hadir untuk masyarakat.

Di tahun 2017 ini, Dolly mengakui pihaknya telah menciptakan strategi untuk mendobrak persaingan bisnis sejenis. Yakni dengan membangun hotel berbintang tiga di kawasan Cisarua, Bogor, Jawa Barat. Untuk yang satu ini, Ellioti menggandeng Grand Dafam sebagai operatornya. Saat planning ini terealisasi, Elliotti tentunya telah melakukan lompatan besar dalam bisnis. Pasalnya, merek yang terafiliasi dengan Treeland Group ini sudah cukup terkenal akan hunian rumahan. Oleh karena itu, pembangunan hotel seakan menjadi langkah besar bagi perusahaan.

Terkait konsep hotel berbintang tiga, Wanita asli Bengkulu ini mengungkapkan pandangan lain. “Saya melihat market, terutama wisatawan domestik, banyak menggunakan hotel bintang tiga. Trafficnya cukup tinggi. untuk apa kita bangun hotel bintang lima jika pasar tidak mengarah kesana?” aku Dolly. (bbiage sumber bisnisupdate.com)