Telkomsigma_incar_2T


Salah satu anak perusahaan BUMN, Telkomsigma, menargetkan 100.000 UKM dan Ritel menjadi pengguna Star Cloud. Star Cloud sendiri merupakan solusi yang menawarkan kapasitas “bandwidth” tanpa batas, sistem pembayaran secara “online” dan “off line”, serta multilayanan untuk pengembangan bisnis UKM di Tanah Air.

“Kami optimis dalam setahun kedepan, pengguna Star Cloud akan tumbuh di angka 100.000 user. Dengan UKM dan Retail sebagai pengguna utamanya,” ungkap CEO Terkomsigma, Judi Achmadi, Sabut (20/5).

Menurut Judi, tiga segmen UKM yang menjadi sasaran Star Cloud, yaitu para pebisnis pemula bidang fashion, kuliner, dan kerajinan yang dalam menjalankan usahanya membutuhkan infrastruktur IT.

Ia menjelaskan bahwa tiga pelaku UKM potensial tersebut sudah lebih mapan dan membutuhkan ragam layanan IT mulai dari kapasitas “bandwidth” yang besar untuk menampilkan gambar-gambar berkualitas tinggi.

Untuk itu pada Kamis (18/5) kemarin, Telkomsigma mengadakan gelaran Star Cloud Day, yang mana gelaran tersebut diikuti oleh manajer IT perusahaan mulai dari UMKM hingga perusahaan korporasi skala besar. Sekedar informasi, Telkomigma sendiri menganggarkan Rp 90 miliar untuk mengoprasikan layanan ini.

Di samping itu, solusi Star Cloud juga mengedepankan sisi keamanannya. Data Center yang dimiliki oleh Telkomsigma sudah tersertifikasi Tier III, artinya keamanannya terjamin. Didukung data center seluas 200.000 meter persergi yang “Always On” dan aman, Star Cloud menjadi pilihan utama para UKM dan ritel dalam mengembangkan pebisnis dalam mendigitalisasi usahanya.

Layanan ini diharapkan bisa membawa masyarakat yang terbiasa menggunakan public cloud asing seperti Microsoft Azure, Amazon Web Service memanfaatkan produk anak usaha Telkom ini. Nantinya, kehadiran Star Cloud juga untuk membantu pemerintah dalam mendigitalisasi pengembangan bisnis pasar retail dan UKM. (bbi/age: sumber bisnisupdate.com)