yansen-kamto-start-surabaya


Jangan takut untuk mewujudkan ide kreatif. Itulah salah satu kunci untuk dapat menjadi pelaku startup yang sukses. Karena, dari ide-ide kreatif, kita dapat mengembangkan usaha startup yang sudah dimulai.

Hal tersebut disampaikan Yansen Kamto, Chief Executive Kibar Kreasi Indonesia, dalam acara Innovation At Google yang dihelat di Forward Factory, Gedung Spazio, Surabaya.

Kata Yansen, perusahaan-perusahaan startup yang saat ini telah besar seperti Uber, Tokopedia, Go-Jek dan lain sebagainya itu berawal dari ide-ide kreatif yang tidak dibatasi.

“Memang benar, untuk dapat membangun perusahaan startup kita harus melihat potensi atau kebutuhan yang ada di masyarakat saat ini. Namun, yang paling penting, kita tidak boleh membatasi ide-ide kreatif kita dengan hal tersebut,” ulas Yansen dihadapan ratusan anak muda pelaku usaha startup yang hadir.

Dia menjelaskan, jika perusahaan startup yang saat ini telah berjalan harus terus dikembangkan lagi. Minimal, sambung Yansen, ide yang telah dipikirkan harus terus diperjuangkan dan diwujudkan.

“Memang perjuangan untuk mewujudkan ide tersebut sangat berat. Contohnya, Thomas Alva Edison penemu lampu pijar. Dari sekian ratus kali mencoba, dia akhirnya mampu menemukan penemuan yang sangat berguna bagi kehidupan umat manusia. Begitu pula dengan kalian para pelaku usaha startup. Jika ingin berhasil, kuncinya jangan menyerah dan patas semangat untuk berinovasi dan mencoba,” tegas pria yang menjadi inisiator gerakan 1.000 pelaku startup itu.

Dalam kesempatan itu, Yansen juga menceritakan pengalaman yang didapatnya beberapa hari lalu, saat berkunjung ke Silicon Valley, San Francisco Bay Area, California Amerika Serikat, bersama dengan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Menurut Yansen, Kota Surabaya memiliki atmosfer yang cocok untuk dapat menumbuhkembangkan usaha startup seperti yang ada di Silicon Valley.

“Ke depan, kita dapat membangun Kota Surabaya ini jadi seperti Silicon Valley. Untuk dapat mewujudkannya, maka dari itu, mulai dari sekarang kita tidak boleh membatasi ide kita dalam membangun usaha startup,” tandas Yansen. (bbi/wh)