1


Chen Lihua adalah pendiri grup perusahaan properti bernama Fu Wah International. Berkat kejeliannya berinvestasi di bidang properti, saat ini kekayaannya mencapai USD7,7 miliar dan menjadi salah satu wanita terkaya di China.

Pada 2016, ekonomi China sebenarnya melambat. Namun, Chen tetap mampu melakukan langkah strategis untuk menambah pundi-pundi kekayaannya di bidang properti. Nama Chen dikenal sebagai ratu real estat Beijing karena memiliki sejumlah properti di lokasi strategis di pusat Kota Beijing.

Dia memiliki darah biru, keturunan langsung dari keluarga Dinasti Qing Manchu. Saat dinasti tersebut mulai kolaps, saat keluarganya masih kaya, karena memiliki banyak sekali aset furnitur antik. Chen justru memulai bisnisnya dengan menjual furnitur dan berbisnis barang antik.

2

Pada 1982, ketika dia berusia 41 tahun, Chen pindah ke Hong Kong. Berkat bisnis barang antiknya, dia mulai berinvestasi di bidang properti, salah satunya apartemen mewah di kawasan Happy Valley. Mulanya Fu Wah International terdaftar di Hong Kong.

Namun, Chen memutuskan kembali ke Beijing untuk membangun raksasa properti yang lebih besar. Dengan koneksi dan kemampuan negosiasinya, Chen mampu membeli properti di lokasi-lokasi strategis. Salah satunya tidak jauh dari Tiananmen Square, yang kemudian diubah menjadi Changían Plaza dan Chang An Club.

Chen dikabarkan sangat dekat dengan pejabat politik. Pada 2000, Fu Wah memenangi tender proyek renovasi Jinbao Street di Beijing dan membangun berbagai infrastruktur mewah.

Saat ini Jinbao Street menjadi pusat perbelanjaan mewah, sama dengan Fifth Avenue di New York dan Canton Road di Hong Kong. Jalanan tersebut kini penuh hotel mewah, shopping mall mewah, dan kantor-kantor premium.(bbi/age sumber economy.okezone.com)