WhatsApp Image 2019-01-31 at 11.24.15


Imlek merupakan hari besar bagi masyrakat Tionghoa. Perayaan Imlek yang dirayakan satu tahun sekali ini, selalu memberikan makna dan berkah bagi budaya Tionghoa. Imlek sendiri setiap tahunnya selalu memiliki ciri khas Shio. Di tahun 2019 ini, Shio Imlek yang keluar yaitu Shio babi. Babi tanah. Bagi pemilik shio tersebut tentunya  bakal menjadi keberuntungan sendiri. Di balik perayaan Imlek, tentunya banyak hal yang disiapkan. Dari mulai makanan, pakaian, dan yang paling penting yaitu angpao.

Dari banyaknya hal yang mencuri perhatian, kira-kira ada yang tau gak yaa.. apa arti warna merah yang selalu menjadi bagian pekat pada hari raya imlek? ya betul banget imlek selalu khas dengan warna merahnya. Hampir semua atribut mengenakan warna merah. Nah, apasih sebenarnya arti dibalik warna merah dan mengapa harus selalu merah? yuk, simak ini

Seorang peneliti dan budayawan Tionghoa, David Kwa beberapa waktu lalu pernah menjelaskan, warna merah sendiri memiliki makna kebahagiaan. Menurut dia, warna merah merupakan unsur dari “yang”. Warna merah yang juga warna panas, warna matahari, api diharapkan dapat memberikan suasana kebahagiaan. Serba-serbi warna merah ini menggambarkan pengharapan di tahun baru tersebut segala kesedihan dan kegelapan akan sirna digantikan dengan kebahagian. Kemudian, warna merah ini juga menurut seseorang yang mempraktekan feng shui tradisional, sekaligus penulis “78 Tips Menambah Hoki Anda”, Suhana Lim menjelaskan soal makna warna merah dalam Imlek. Beliau mengatakan bahwa “selain memiliki makna kebahagian, warna merah kerap kali menjadi simbol dari kebaikan hati, kebenaran, dan ketulusan hati”.

Selain itu, merah juga brarti “hung” yang artinya makmur. Oleh sebab itu, warna merah pun menjadi warna yang digemari oleh orang Tionghoa, terutama dalam merayakan Tahun Baru Imlek. Nah.. sekarang sudah pada tau kan, jadi jangan heran jika merah merupakan warna kebesaran di hari raya imlek.