slide alibaba


Raksasa e-commerce Alibaba Group Holding Ltd diam-diam telah mengajukan pendaftaran untuk listing di bursa Hong Kong. Seperti dikutip Reuters, seorang sumber yang mengetahui masalah ini mengatakan, listing di Hong Kong akan dilakukan setelah kuartal ketiga tahun ini.

Alibaba menolak berkomentar. Namun, berita terkait rencana listing Alibaba di bursa Hong Kong pertama kali dilaporkan oleh Bloomberg.

Pada bulan lalu, sumber yang mengetahui rencana ini mengatakan dalam rencana listing di bursa Hong Kong, Alibaba membidik dana segar US$ 20 miliar.

Bank Investasi China, CICC dan Credit Suisse yang berbasis di Swiss memimpin kesepakatan. Sementara belum ada bank lain yang dimandatkan secara resmi.

Pencatatan perdana saham Alibaba di bursa Hong Kong akan menjadi aksi terbesar secara global dalam tujuh tahun terakhir.
Raksasa e-commerce China itu berencana mengajukan aplikasi pendaftaran secara rahasia. Tepatnya pada paruh kedua 2019, berdasarkan laporan Bloomberg.

Sekadar informasi, lima tahun lalu Alibaba mencetak rekor IPO senilai US$25 miliar di Bursa Efek New York (NYSE). Rekor itu tercatat setelah Alibaba mendapat penolakan Bursa Efek Hongkong (HKEX) karena aturan seputar struktur perusahaan. (bbi/age dari berbagai sumber)