kopi 3


Di tengah-tengah tren maraknya kopi susu gula aren, kopi  mainstream  seperti cappuccino tidak pernah sepi peminat. Nah rilis cappuccino racikan kedai yang tinggi gula, yuk coba bikin sendiri versi lebih sehat!

Asal-usul cappuccino

geser ngopi

Cappuccino pertama kali muncul sebagai ‘kapuziner’ di kedai kopi Vienna, Austria pada tahun 1700-an. Kapuziner dideskripsikan sebagai kopi dengan krim dan gula. Beberapa literatur juga ada yang menyebutkan minuman ini benar-benar rempah-rempah.

Kapuziner memiliki warna cokelat mirip dengan jubah yang dikenakan oleh biarawan Capuchin (dibaca Kapuzin) di Wina. Nah, dari sinilah nama cappuccino berasal. Dalam bahasa Italia, ‘Capuchin’ secara kamus berarti kerudung atau tudung, dan itu mencerminkan lapisan busa susu yang menutupi kopinya. nama yang diberikan kepada para biarawan Capuchin untuk berkerudung mereka.

Meskipun nama ‘Kapuziner’ digunakan di Wina, cappucino sebenarnya diciptakan di Italia, dan nama itu diadaptasi menjadi ‘Cappuccino.’ Cappuccino pertama kali dibuat pada awal 1900-an. Tak lama setelahnya, mesin espresso populer pada tahun 1901.

Setelah Perang Dunia II, cara membuat cappuccino mengalami beberapa perbaikan dan penyederhanaan di Italia. Hal ini terjadi berkat perkembangan mesin espresso yang lebih baik, sehingga memudahkan para barista untuk meracik kopi.

Dari sinilah, susu formula cappuccino yang kini sering Anda minum setiap hari. Kopi disajikan dengan kombinasi espresso, susu yang sudah dipanaskan ( susu uap) , dan buih susu  (busa susu)  tebal di atas.

Cappuccino hanya diminum pada pagi hari

ngopi 2

Di negara asalnya, kopi ini hanya disajikan pada pagi hari untuk sarapan. Menurut masyarakat di sana, minum secangkir kopi ini di pagi hari sudah cukup mengenyangkan untuk mengganjal perut karena mengandung susu di dalamnya. 

Hal ini lah yang menjadi alasan mengapa banyak kopi di Italia hanya menjual kopi cappuccino hingga pukul 10 pagi dan sudah tidak menerima pesanan lagi pada sore atau malam hari. Lain halnya di Indonesia. Anda bisa menikmati secangkir kopi di pagi hari, siang, malam hari.

Bagi sejumah orang, kopi jenis ini memiliki cita rasa yang  creamy  dan  berbusa. Ketika Anda menyeruput segelas kopi ini, mulut Anda akan dipenuhi busa susu yang tebal.

Secara perlahan, busa susu yang tercampur dengan susu dan espresso akan menghilang di mulut. Sekiranya begitulah sensasi yang akan Anda dapatkan jika meminum kopi ini.

Kandungan nutrisi dalam cappuccino

Cappuccino adalah minuman kopi yang dibuat dari kombinasi espresso dan  susu kukus , lalu di sekeliling buih susu tebal. Berbeda dengan espresso yang hampir nol gizi, segelas cappuccino mengandung sejumlah nilai gizi tambahan yang berasal dari susu, seperti kalori, lemak, dan karbohidrat. Meski begitu, tentu komponen gizi yang ada di dalam kopi ini akan bervariasi pada jenis susu yang digunakan nantinya.

  • Segelas cappuccino ukuran Tall (12 oz.) Dengan susu mengandung lemak hingga 110 kalori, 6 gram lemak (4 gram lemak jenuh), dan 6 gram protein.
  • Segelas cappuccino ukuran Tall (12 oz.) Tanpa gula dengan susu kedelai mengandung 80 kalori, 3 gram protein, dan 2 gram lemak.
  • Segelas cappuccino size Tall (12 oz) yang diracik dengan susu tanpa lemak mengandung 90 kalori dan 7 gram protein.

Bahan rempah-rempah seperti bubuk kayu manis dan pala memang ditambahkan untuk perasa tambahan. Namun, rempah-rempah ini umumnya tidak memberikan tambahan kalori pada kopi yang Anda minum.

Jika Anda menambahkan gula atau krimer, maka kalori dan lemak yang terkandung dalam kopi ini juga akan lebih banyak. Sementara kandungan kafein dalam segelas kopi dengan ukuran Tinggi rata-rata 75 mg.

Kopi ini tidak menyatakan sebagai minuman padat gizi, namun mengandung vitamin A, zat besi, dan kalsium yang lumayan tinggi. Lagi-lagi, mengingat kopi ini mengandung susu, maka susu yang terkandung di dalamnya lah yang berkontribusi memberikan asupan nutrisi – meski pun tidak begitu banyak.

Segelas cappuccino ukuran Tall (12 oz.) Tanpa gula dengan susu kedelai mengandung 6 persen dari total rekomendasi vitamin A, 16% kalsium, dan 3 persen zat besi. Jika cappuccino yang Anda konsumsi dibuat dengan susu tanpa lemak, maka mengandung 9% vitamin A dan 20 persen kalsium dari total kebutuhan harian. Sementara cappuccino dengan susu full-fat mengandung 5 persen vitamin A dan 23% kalsium dari total rekomendasi harian.

Vitamin A merupakan vitamin larut dalam lemak yang membantu dalam metabolisme, sedangkan kalsium berperan untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi. Zat besi macet oksigen melalui darah.

Tips membuat cappuccino yang sehat

Manfaat minum kopi

Seperti sudah ada di atas, kopi ini merupakan perpaduan antara kopi dan susu. Saran, tidak ada kriteria yang ditentukan khusus terkait jenis susu yang harus digunakan untuk membuat secangkir kopi ini. Semua jenis susu bisa Anda gunakan. Meski begitu, masing-masing susu akan memberikan rasa yang berbeda pada minuman yang akan Anda minum.

Jika Anda salah satu penikmat cappuccino, tapi ingin minum versi yang lebih sehat, sebaiknya pilihlah susu yang rendah lemak ( low fat milk). Sementara bagi Anda yang ingin mencoba cappuccino tapi alergi terhadap susu sapi, Anda tidak perlu khawatir.

Anda bisa menikmati secangkir cappuccino dengan aman menggunakan campuran susu kedelai atau susu almond. Sistem pencernaan yang lebih ramah, kedua susu ini juga tentu lebih sehat karena menggandung lemak dan kalori yang lebih sedikit makan susu sapi biasa.

Cara membuat cappuccino tanpa mesin kopi

Cappuccino adalah salah satu jenis kopi yang disajikan menggunakan bahan dasar kopi espresso. Ketimbang harus mengeluarkan banyak uang untuk membeli cappuccino di kedai kopi, Anda bisa melakukannya sendiri di rumah.

Eits, jangan mengira jika Anda akan menggunakan kopi instan. Anda harus tahu bahwa kopi instan ditambahi gula atau pemanis buatan. Asupan gula yang berlebih dalam tubuh bisa menyebabkan gangguan metabolisme, nafsu makan sulit dikendalikan, dan naiknya gula darah hingga kencing manis (diabetes tipe 2).

Berikut cara mudah membuat cappuccino tanpa mesin kopi:

espreso

Jangan cemas tak punya mesin kopi espresso, karena Anda tetap bisa membuat secangkir cappucino hangat atau panas tanpa mesin kopi. Jika Anda tak memiliki mesin kopi espresso, Anda bisa menggunakan alat-alat lain seperti classic drip, moka pot, french press, dan lain-lain.

Namun, jika Anda juga tidak perlu berbagai alat tersebut, Anda tidak perlu khawatir. Anda tetap bisa, kok, menyeruput secangkir cappuccino dengan nikmat. Anda bisa menggunakan kopi tubruk, alias kopi bubuk sesuai yang Anda suka.

Masaklah air sampai mendidih, lalu diamkan setidaknya selama 1 menit. Setelah itu, siram air panas ke dalam cangkir yang sudah diberi kopi bubuk. Aduk-aduk dan diamkan beberapa saat sampai ampas kopi turun. Ketika ampas kopi sudah dipastikan turun semua, barulah pindahkan air kopi ke gelas lainnya.

Agar kopi benar-benar terpisah dari ampasnya, Anda juga bisa melakukan metode saring kopi dengan kertas filter atau kain kering. Pertama-tama rekatkan kain atau kerta filter ke bibir gelas menggunakan karet.

Lalu bubuk kopi ke dalam penyaring. Secara perlahan, siramlah batas kertas saring atau kain dengan sedikit air panas untuk meratakan basahnya.

Jika sudah agak meresep, siram kembali kopi bubuk dengan udara panas secara perlahan-lahan. Setelah memenuhi isi gelas, lepaskan kain atau kertas filter dari gelas.

Busa susu

susu penambah berat badan

Setelah urusan espresso terselesaikan, ada satu “PR” lagi yang harus Anda kerjakan, yaitu membuat  foam  susu. Membuat  busa  susu sebenarnya tidak memerlukan peralatan yang mewah. Anda bisa memanfaatkan alat-alat yang ada di rumah.

Meski tak ada aturan baku jenis susu apa yang dibutuhkan untuk membuat cappuccino, alangkah terjaga jika Anda menggunakan susu rendah lemak. Selain karena lebih sehat, susu ini juga pilihan yang baik untuk Anda yang sedang berdiet. Anda juga bisa menggunakan susu nabati lainnya, seperti susu kedelai atau susu almond.

Berikut langkah-langkah mudah membuat dan   susu busa :

  • Rebus segelas (250 m) susu putih rendah lemak dalam api sedang. Panaskan sampai mendidih atau berbuih.
  • Pindahkan susu rebusan tadi ke dalam sebuah termos yang tahan panas. Pastikan termos Ditutup rapat.
  • Kocok termos dengan cepat dan berulang-ulang selama 30 detik atau sampai susu berbusa banyak.
  • Busa  susu siap digunakan.

Resep cappuccino ala rumahan

cappuccino

Setelah semua bahan sudah tersedia, berikut panduan membuat cappuccino yang bisa Anda coba di rumah.

  • Siapkan cangkir kopi kesukaan Anda.
  • Masukkan espreso yang telah Anda buat tadi.
  • Tuang susu cair ke dalam cangkir.
  • Tambahkan  busa  susu di secukupnya.
  • Taburkan kayu manis, pala, atau bubuk cokelat di atas  busa  sebagai garnishnya.
  • Cappuccino siap untuk dinikmati.
  • Anda juga bisa menikmati kopi dengan dingin dengan menambahkan es batu secukupnya.

Jadi, terbukti, ‘kan kalau Anda bisa menikmati secangkir cappuccino hangat / dingin tanpa harus keluar rumah? Selamat mencoba resep di atas, ya!

Ingat! Minum cappucino jangan pakai gula

minum kopi untuk penderita maag

Banyak literatur yang menyatakan bahwa kopi merupakan salah satu minuman yang menawarkan banyak manfaat untuk tubuh. Namun, hati-hati. Seiring dengan tren minuman kopi yang semakin beragam, kini secangkir kopi yang Anda pesan dapat melindungi kesehatan Anda.

Konsumsi gula dalam dosis kecil tidak terlalu harus dikhawatirkan. Sayangnya, kebanyakan dari kita makan terlalu banyak. Ketika Anda memesan secangkir es cappuccino dengan tambahan gula, sirup, atau  whipped cream  di atasnya, bisa dibayangkan banyak asupan gula yang Anda dapatkan dari satu minuman itu saja? Belum lagi kalau kamu makan nasi dan ngemil jajanan lainnya. Yap, mengapa Anda memesan kopi jenis apa pun tanpa tambahan gula.

Jika Anda tetap memilih minuman kopi trendi yang dibubuhi gula, sirup, atau krim kocok, maka risiko kesehatannya akan jauh lebih besar dari manfaatnya. Tak hanya soal asupan kalori yang berlebih saja, namun risiko kenaikan gula darah yang signifikan juga menghantui Anda. Minum kopi kekinian dengan berbagai tambahan bahan-bahan yang tadi menambah asupan lemak serta gula dalam tubuh Anda.

Setiap satu sendok tambahan pemanis dalam secangkir cappuccino Anda dapat meningkatkan kelebihan kalori di tubuh. Asupan kalori berlebih ini dapat menopang penumpukkan sel lemak dalam tubuh. Misalnya, hari ini Anda minum secangkir cappuccino dengan sirup vanila mengandung 150 kalori.

Meski terdengar sepele, namun dengan begitu banyak gula dan sirup, asupan kalori dari kopi ini sudah melebihi apa yang benar-benar dapat mendukung tubuh ideal Anda. Jika kebiasaan minum kopi ini Anda lakukan terus-menerus, badan besar Anda harus meningkatkan secara drastis. Tak hanya itu, risiko Anda terkena penyakit kronis, termasuk diabetes tipe 2 juga akan semakin tinggi.

Jadi, bijak-bijaklah dalam menikmati secangkir kopi yang akan Anda minum, nih!

 

(bbi / gcd. Sumber: hellosehat)

 

C.4.2

Mau berbisnis yang nggak lihat musim? Tetap sehat jempol dari rumah bisa $ 10?

Buktikan Sendiri !! klik disini

Informasi dan konsultasi? wa.me/082229232324  Dini