nasgornagaungu.jpg


Nasi Goreng biasanya berwarna merah. Disajikan dengan suwiran ayam dan telur yang dioseng bersamaan, nasi goreng identik dengan saus tomat. Namun berbeda dengan nasi goreng buatan Hotel Bisanta Bidakara Surabaya.

Sejatinya resep Nasi Goreng Naga tak jauh berbeda dengan nasi goreng biasa. Bedanya, warna merah nasi goreng dihasilkan dari buah naga. Mengusung konsep green food, Executive Chef Muhammad Rochim mengaku selalu tertantang membuat kreasi makanan yang sehat. “Buah naga biasanya untuk minuman. Lalu saya mikir, kenapa enggak buat nasi goreng. Karena warnanya bagus,” tuturnya. Dengan warna ungu cemerlang namun alami, kata Rochim, makanan tanpa pewarna baik bagi kesehatan.

Proses memasaknya pun tak rumit. Buah naga merah jenis Hylocereus polyrhizus dikupas dan dicuci. Namun syaratnya, pencucian tak boleh terlalu lama untuk menjaga agar warnanya tak hilang. “Kemudian buahnya diparut. Karena kalau nggak diparut, nanti buahnya malah meleleh,” jelas Rochim. Dengan diparut, warna merah keunguan asli buah naga akan meresap ke dalam nasi begitu wajan dipanaskan.

Satu buah naga merah, lanjutnya, bisa untuk 10 porsi. “Pengunjung bisa request rasa nasi goreng naga lebih pedas,” imbuhnya. Nasi goreng naga lantas akan terasa lengkap disajikan bersama Dragon Juice alias jus buah naga.

Setiap dua bulan sekali, Hotel Bisanta Bidakara Surabaya selalu melakukan inovasi masakan baru agar tamu yang berkunjung tak bosan dengan menu reguler hotel yang disediakan.

“Setiap dua bulan sekali kami rutin menghadirkan menu masakan baru. Sebelumnya di bulan Maret-April kami menghadirkan menu rawon kaki kambing. Nanti di bulan Mei-Juni kami sajikan menu nasi goreng naga ini untuk menjamu tamu yang menginap di hotel kami,” ungkap Public Officer Relations Hotel Bisanta Bidakara, Diar Listya. (bbi/age/wh)