9 roket


Setidaknya sembilan roket menghantam basis pasukan Amerika Serikat di pangkalan udara Irak, Rabu pagi (8/1).

Sumber keamanan mengatakan kepada AFP bahwa serangan terhadap pangkalan udara Ain al-Asad itu terjadi setelah faksi pro-Teheran di Irak berkomitmen untuk bergabung bersama dalam merespons serangan Amerika Serikat yang menewaskan perwira tinggi militer Iran Mayor Jenderal Qasem Soleimani.

Komandan tinggi Irak Abu Mahdi al-Muhandis juga tewas akibat serangan drone di Baghdad pekan lalu itu.

Sementara itu, Gedung Putih menyatakan bahwa Presiden Donald Trump terus memantau laporan serangan roket tersebut.

“Kami mengetahui laporan serangan terhadap fasilitas AS di Irak. Presiden telah diberi pengarahan dan memantau situasi dengan cermat dan berkonsultasi dengan tim keamanan nasional,” kata juru bicara Gedung Putih Stephanie Grisham dalam sebuah pernyataan.

Sabtu pekan lalu dua roket juga menghujani markas militer Irak yang diisi tentara AS. Serangan hari Sabtu itu dilakukan sehari setelah serbuan pesawat nirawak AS menewaskan Qasem Soleimani.

Pentagon mengonfirmasi bahwa pembunuhan Soleimani diperintahkan langsung Trump, yang ternyata tanpa sepengetahuan DPR AS.

Trump menyatakan pembunuhan Soleimani dilakukan lantaran Irak hendak mengancam warga dan aset AS di Timur Tengah.

Iran mengutuk keras serangan tersebut dan bersumpah akan membalas kematian Soleimani dengan balasan yang seberat-beratnya.

9 roket iran

 

Harga Minyak Meroket

Harga minyak kembali naik. Serangan terbaru Iran, yang menandai dimulainya balas dendam negara tersebut membuat harga minyak naik.

Meski harga minyak Brent belum mengalami perubahan, West Texas Intermediate (WTI) melejit hingga 4% atau US$ 2,51 ke US$ 65,21. Kenaikan di pagi waktu Jakarta ini merupakan yang tertinggi sejak April 2019 lalu.

Bursa Amerika Terjerembab

Serangan ini juga sukses membuat bursa berjangka AS terjerembab. Dow Jones melemah 358 poin, sedangkan Indeks S&P 500 dan nasdaq turun 1,4%.

Sebelumnya, Iran menembakkan puluhan roket di pangkalan udara gabungan AS-Irak pada Rabu (8/1/2020). Roket ditembakkan Rabu pagi, sebagaimana dilansir Bloomberg dari televisi lokal yang mengutip Korps Pengawal Revolusi Iran (IRGC).

Seorang pejabat bahkan mengonfirmasi bahwa serangan dilakukan di Ayn al-Asad di Irak Barat. Ini dilakukan sebagai balasan atas kematian Jenderal Qasem Soleimani.

“IRGC mengumumkan kepada Setan AS bahwa balasan yang dilakukan akan dipenuhi rasa sakit dan kehancuran,” kata IRGC.

Sementara Gedung Putih juga mengkonfirmasi hal ini. “Kami mengetahui adanya laporan serangan terhadap fasilitas AS di Irak,” kata Sekretaris Gedung Putih Stephanie Grisham dalam sebuah pernyataan.

“Presiden telah diberi pengarahan dan sedang memantau situasi dengan cermat dan berkonsultasi dengan tim keamanan nasional. (bbi/fan sumber cnn dan cnbc indonesia)

 

iklan-mif-Fanny

Ingin trading dapat Rewards Voucher MAP, Travelloka hingga mobil Mercedes Benz serta rebate 11 USD per  1 lot dengan komisi hanya 1 USD per 1 lot nya? Daftar disini! Informasi Stephfanny 0813.3360.3791