ecn slide


Mungkin banyak trader yang kurang mengetahui perbedaan keduanya. Karena bisa dibilang, antara broker STP dan ECN sangat berbeda tipis – keduanya merupakan non-dealing desk.

STP adalah Straight Through Processing, sementara ECN adalah Electronic Currency Network.

Dalam ECN, trader dapat terjun langsung ke real market. Di sini trader dapat bertemu langsung dengan bank, pemerintah, serta institusi-institusi besar lainnya–tanpa melewati broker lagi.

Broker ECN mempertemukan penjual dan pembeli secara online dan real-time. Mereka mengambil komisi dari spread saja.

Sedangkan broker STP berfungsi sebagai jembatan penghubung dengan broker lain selaku likuiditornya. Di sini, eksekusi order akan pasti disampaikan kepada broker ECN atau institusi besar.

Kelebihan broker STP, kadang broker STP memiliki satu atau lebih liquidity provider. Semakin banyak liquidity providernya, maka akan lebih baik dalam memenuhi order dari trader. Mengapa?

Karena sistem STP (Straight Through Processing) akan mencarikan harga yang paling pas untuk order trader dari bank-bank yang menjadi liquidity providernya.

Broker ECN

ecn 1

  • Broker ECN terdapat komisi.

  • Sistem pool, artinya order di broker ECN akan dilempar ke market secara campur-aduk untuk mendapatkan harga terbaik.

  • Tidak terikat kontrak dengan suatu liquidator tertentu.

Broker STP

ecn 2

  • Broker STP tidak ada komisi.

  • Broker STP melempar ordernya hanya ke satu atau dua liquiditornya, yang biasanya dilempar kepada broker lain yang lebih besar, ataupun dilempar kepada broker ECN/liquiditor lain seperti bank tertentu.

  • Kecepatan eksekusi order, karena berbasis non dealing desk, jadi sangat pas ketika market sedang hectic.

Setelah membaca artikel tersebut, dapat disimpulkan sebagai berikut:

  1. Keduanya adalah Non Dealing Desk, yang sama-sama tidak melawan tradingan.
  2. Keduanya bersifat transparan dan menganut paham market yang sesungguhnya.
  3. Tidak ada yang dirugikan baik broker maupun trader.
  4. Bebas menggunakan teknik trading apapun.

Nah, apa yang harus dilakukan seorang trader untuk memastikan seperti apa sebenarnya platform trading yang akan digunakan? Apakah benar-benar ECN, STP atau menggunakan Dealing Desk? Apakah praktiknya seperti apa yang dijanjikan? Hanya ada satu cara, buktikan dengan menggunakan berbagai macam tools dan strategi trading. Apakah benar-benar bisa ekeskusi real price real time terutma saat market sedang hectic? Apakah benar-benar eksekusi nya no requote? Apakah benar-benar tidak ada batasan limit pips dan waktu saat close dan pasang pending order, baik stop maupun limit? Dan jika dikomparasikan dengan platform broker lain bagaimana dengan slippage nya? Memang harus di cek secara cermat. (bbi/age)

 

 

C.4.3

Ingin trading dapat Rewards Voucher MAP, Travelloka hingga mobil Mercedes Benz serta rebate 11 USD per  1 lot dengan komisi hanya 1 USD per 1 lot nya? Daftar disini! Informasi Agung 0878.555.848.20