mas


Harga emas dunia terbang tinggi pada perdagangan Selasa (3/3/202) setelah bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) secara mengejutkan memangkas suku bunga.

Emas mengakhiri perdagangan Selasa di level US$ 1.639,48/troy ons, melesat 3,08% di pasar spot, melansir data Refinitiv. Sementara pada hari ini, Rabu (4/3/2020) emas diperdagangkan di level US$ 1.640,44/troy ons, menguat tipis 0,06%.

 

mas 4

The Fed secara tiba-tiba mengumumkan memangkas suku bunga acuannya atau Federal Funds Rate (FFR) sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 1-1,25% pada Selasa pagi waktu setempat. Pemangkasan yang agresif tersebut merupakan yang pertama sejak Desember 2008 atau saat krisis finansial terjadi. Kala itu The Fed memangkas suku bunga sebesar 75 bps.

Bank sentral paling powerful di dunia ini seharusnya mengadakan Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 17-18 Maret waktu AS, tetapi penyebaran wabah corona virus menjadi alasan The Fed memangkas suku bunga lebih awal dari jadwal RDG.

Dalam konferensi pers setelah pengumuman tersebut, pimpinan The Fed Jerome Powell mengatakan keputusan pemangkasan suku bunga diambil setelah para anggota dewan The Fed melihat wabah virus corona mempengaruhi outlook perekonomian.

“Besarnya efek virus corona terhadap perekonomian AS masih sangat tidak menentu dan berubah-ubah. Melihat latar belakang tersebut, anggota dewan menilai risiko terhadap outlook perekonomian telah berubab secara material. Merespon hal tersebut, kami telah melonggarkan kebijakan moneter untuk memberikan lebih banyak support ke perekonomian” kata Powell sebagaimana dilansir CNBC International.

Pemangkasan suku bunga sebesar 50 bps sebenarnya sudah diprediksi oleh para ekonom dan pelaku pasar setelah Jumat pekan lalu Powell mengatakan akan “bertindak sesuai kebutuhan” untuk membantu perekonomian yang berisiko mengalami pelambatan akibat wabah virus corona.

Usai pernyataan tersebut, pasar langsung menilai The Fed akan memangkas suku bunga secara agresif di tahun ini.

CNBC International mewartakan, ekonom Goldman Sachs memprediksi The Fed memangkas suku bunga sebesar 50 basis poin (bps) di bulan ini menjadi 1-1,25%. Prediksi Goldman tersebut diperkuat dengan data dari piranti FedWatch milik CME Group, dimana pelaku pasar melihat probabilitas 100% bahwa bank sentral pimpinan Jerome Powell itu akan memangkas suku bunga sebesar 50 bps bulan ini.

Prediksi tersebut tepat, bahkan terjadi lebih cepat dari seharusnya di pertengahan Maret nanti. Pemangkasan suku bunga secara agresif ini kembali menjadi kejutan di pasar finansial, mengulangi kejutan The Fed pada tahun lalu.

Di awal tahun lalu, The Fed masih berencana menaikkan suku bunga, tetapi pada akhirnya memangkas suku bunga sebanyak 3 kali, masing-masing 25 bps. Sementara di akhir Januari lalu, The Fed masih menegaskan akan menahan suku bunga 1,5-1,75% di tahun ini, tetapi kini malah sudah memangkas 50 bps.

Pemangkasan suku bunga The Fed diprediksi masih belum akan berakhir, Goldman memperkirakan akan ada pemangkasan lagi sehingga total di tahun ini FFR dipangkas 100 bps menjadi 0,5-0,75%. Emas akan kembali diuntungkan dengan adanya pemangkasan suku bunga tersebut.

Emas merupakan aset tanpa imbal hasil, suku bunga rendah di AS membuat opportunity cost atau atau biaya yang ditanggung karena memilih investasi emas, dibandingkan investasi lainnya, misalnya obligasi AS. Sehingga ketika suku bunga di AS turun, harga emas cenderung menguat. (bbi/fan sumber cnbc)

 


Buruan daftar, guys! Raih rewards dan cashback tak terbatas. Klik disini ya, guys . Info: 081.333.603.791